Manfaat E-Learning untuk Bisnis

0
27

Saat ini, banyak perusahaan, baik yang besar hingga yang kecil, menggunakan e-learning untuk mengelola pengembangan karyawan mereka: meningkatkan kualifikasi, mengajarkan keterampilan baru, atau melatih untuk menempati posisi baru.

E-learning adalah keuntungan besar bagi bisnis karena menyediakan:

Biaya pelatihan lebih rendah

Dengan e-learning, perusahaan tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menyelenggarakan seminar, menyewa kamar hotel, dan menutup biaya perjalanan. Perusahaan cukup mengembangkan kursus online dan membagikannya kepada karyawan.

Cakupan yang lebih luas

Pembelajaran jarak jauh tidak memiliki hambatan. Ratusan karyawan dapat dilatih di puluhan kantor di seluruh dunia dengan cara yang seragam. Karyawan tidak perlu menghabiskan waktu untuk menghadiri kuliah di dalam kelas. Mereka hanya membutuhkan perangkat digital dan internet.

Single Knowledge Base

Semua materi pembelajaran disimpan pada satu tempat yaitu LMS. Karyawan bisa masuk ke LMS menggunakan perangkat apapun, menemukan materi yang dibutuhkan, dan menyegarkan ingatan.

Pengembangan karyawan lebih cepat

Pelatihan secara tradisional bisa menjadi lambat karena bergantung pada jam kerja pelatih bisnis. LMS tersedia kapan saja, memungkinkan karyawan belajar kapanpun mereka mau, baik ketika berpergian, saat makan siang, atau di rumah.

Pelacakan kemajuan yang mudah

Pelatih bisnis tidak perlu mengadakan pelatihan di kelas dan memeriksa setiap kertas secara langsung. Sebagian besar LMS memiliki analitik, yang menunjukkan kemajuan setiap siswa dalam grafik dan laporan.

Adaptasi bisnis

E-learning membantu karyawan mengikuti ritme perusahaan dan menyeleseikan masalah secara real time. Jika perlu memperkenalkan produk baru ke tim penjualan, Perusahaan cukup membuat sebuah pembelajaran dan dikirimkan langsung ke ribuan karyawan.

Dunia bisnis menggunakan e-learning untuk kebutuhan berikut:

  • Pelatihan pegawai. Ini adalah alasan utama Perusahaan menerapkan e-learning. Kursus digital lebih efisien dalam pelatihan karena mereka memberikan solusi pembelajaran yang berkelanjutan dan mudah digunakan.
  • Pelatihan kepatuhan. Pelatihan kepatuhan wajib hampir semua bisnis. Tujuannya adalah untuk memberitahu karyawan baru tentang kebijakan perusahaan, misalnya kebijakan yang melibatkan keselamatan dan perilaku pribadi. Pelatihan kepatuhan jauh lebih mudah disampaikan dengan LMS, terutama jika perlu menerapkan perubahan langsung pada kebijakan.
  • Keterlibatan karyawan. E-learning melibatkan karyawan dengan pembelajaran yang interaktif, desain yang kreatif, dan elemen seperti permainan. Yang terakhir ini secara khusus bertujuan menjaga minat peserta didik memuncak dengan penghargaan dan peringkat.
  • Retensi perekrutan baru. Proses orientasi utnuk anggota staf baru dapat membingungkan, terutama jika memiliki perusahaan besar. Semuanya bisa dipermudah dengan cara memperkenalkan perusahaan dan tokoh-tokoh utamanya selangkah demi selangkah melalui pembelajaran digital. Hal ini juga akan meluangkan waktu untuk tim SDM perusahaan.
  • Pengembangan klien dan mitra. Melalui pembelajaran digital, mitra dan klien bisa dikenalkan tentang apa yang kita lakukan, baik produk maupun layanan. Orang menyukai inovasi, tapi sering curiga pada hal yang tidak diketahui. Gunakan pelatihan dan presentasi untuk menjelaskan bagaimana layanan perusahaan bekerja dan mengapa hal itu bagus. Itu akan membuat mereka merasa aman dan membuat mereka naik lebih cepat.
  • Promosi Produksi. Merek dan perusahaan ritel selalu memiliki produk baru untuk disajikan. E-learning bisa digunakan untuk mengajar tim penjualan tentang penambahan baru, dan membantu karyawan baru mempelajari produk dengan lebih cepat. Hasilnya, Perusahaan mendapatkan lebih banyak penjualan.

Jadi, bagaimana tepatnya bisnis mencapai tujuan tersebut dengan e-learning? Pelatihan digital yang berkualitas lebih dari sekadar urutan slide. Konten yang ditampilkan harus menarik, informatif, dan interaktif.

LEAVE A REPLY