Perjalanan Menuju Tuhan

0
254

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Sodara… Alangkah cepatnya semenit dibanding dengan sejam … alangkah cepatnya sejam dibanding dengan sehari … sehari dibanding dengan seminggu… seminggu dengan sebulan.. sebulan dengan setahun… Dan pada akhirnya, alangkah cepatnya perjalanan hari hari, minggu minggu, dan bulan itu dibanding dengan kehadiran usia kita.

Kemana gerangan kita akan diantar oleh pergantian malam dan siang, bulan dan tahun itu?. Ada yang berkata kita berjalan dan berjalan akhirnya punah kita tiada lagi. Tapi itu jawaban mereka yang tidak beragama. Agama menyatakan bahwa kita berjalan menuju Tuhan. Al-Qur’an menegaskan “يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ ” (Wahai manusia engkau sungguh sungguh berjalan dengan susah payah dan akhirnya engkau akan bertemu dengan Tuhan). Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami adalah milik Tuhan dan kami akan kembali kepadaNYA).

Sodara.. Kitab Suci Al-Qur’an mengingatkan bahwa pertemuan dengan Tuhan ada pertemuan mesra, ada juga yang tidak mesra. Siapa yang ingin pertemuannya dengan Tuhan, pertemuan dengan mesra, maka hendaklah dia beramal shaleh dan tidak mempersekutukanNYA, demikian firmanNYA.

Sodara.. memang perjalanan menuju Tuhan dan menemui keharmonisan itu adalah perjalanan mendaki tetapi jika kita bertekad untuk naik dan mendaki, kita akan tiba. Memang, pada awal awal perjalanan, kita akan mendengarkan sorak sorai yang menakut nakutkan kita, kita akan mendengarkan suara suara merayu untuk menghentikan perjalanan kita. Tetapi jika tekad kita kuatkan, insyaAllah, kita akan berhasil. Jika tekad kita kuatkan dan perjalanan kita lanjutkan, kita akan menemukan ada rupanya tempat tempat peristirahatan dalam perjalanan itu, ada telaga telaga air untuk menghilangkan kehausan kita, ada rambu rambu jalan yang menunjukkan kita mana jalan yang berbahaya mana juga jalan yang aman dan damai.

Dan setelah perjalanan berlanjut sekian lama, kita akan menemukan kendaraan, kendaraan yang disiapkan Tuhan untuk bertemu denganNYA dengan pertemuan yang mesra.

Sodara.. perjalanan kepada Allah jauh dan panjang. Karena itu jangan bawa beban yang berat. Tanggalkan beban beban berat itu. Tahukah sodara apa yang dimaksud dengan beban berat? Beban berat itu adalah dosa dosa. Jangan memerlambat perjalanan anda dan bisa bisa anda terjerumus dan jatuh. Dan pesan yang lain, titipkan barang barang bawaan anda kepada orang lain yakni bersedekahlah, berbuat baiklah, karena dengan demikian, barang anda, anda akan temukan dengan selamat dan dijamin kehadirannya pada saat anda bertemu dengan Allah SWT.

Semoga perjalanan kita bertemu dengan Tuhan adalah perjalanan yang penuh kedamaian. Aamiin

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

SHARE
Previous articleKafir
Next articleKejujuran
Praktisi multimedia yang melayani pembuatan website, motion graphic, editing video, shooting, dan fotografi

LEAVE A REPLY