Di Balik lagu Alan Walker ft Iselin Solheim – Faded

5
3092

Memahami lirik Alan Walker Faded melalui pendekatan sufistik.
memang ini hanya cocokologi, namun tidak dilarang kan kalo sekedar mengajak berdzikir menggunakan media (wasilah) lagu ini

You were the shadow to my light
saya memahami YOU sebagai Engkau –> Tuhan. Shadow to my light. maknanya adalah dekat, bayangan dan cahaya yang mengenai kita itu dekat selalu menempel. Bukankah Tuhan itu Dekat.. sedangkan kebalikannya adalah hilangnya bayangan atau diri kita yang ‘faded’ –> menandakan perasaan tidak dekat dengan Tuhan.
ingat, di atas memakai ‘were’ artinya dulu aku merasa Engkau (Tuhan) dekat denganku.

Did You feel us?
bertanya pada Tuhan, apakah Engkau (Tuhan) merasakannya. yang jelas jawabannya sudah pasti Tuhan merasakannya. Tuhan Maha Penyayang.

Another Start.. You fade away..
Kita hidup dengan banyak episode yg mengisahkan perjalanan hidup. Kadang eisode dekat dengan Tuhan, kadang Episode Jauh dari Tuhan, Pada lirik ini dijelaskan bahwa pada Episode lain, aku merasa Tuhan jauh dariku, padahal jawaannya pasti tidak.

Afraid our aim is out of sight..
Aku takut bahwa tujuan hidup ini ‘kabur’ atau tersesat di jalan. Dalam Islam, Hidup adalah perjalanan menuju Tuhan.

Wanna see us….Alive
Semoga maksudnya adalah Tuhan menginginkan kita menyadari tujuan hidup kita.. Tuhan menginginkan kita Hidup dari Hati yang telah mati.

Where are YOU now?
Mencari Tuhan karena ketiadaan petunjuk (cahaya). Dalam Islam, jawaban Tuhan, ‘Maka sesungguhnya Aku dekat’

– Ngaji lewat Musik Alan Walker ft Iselin Solheim – Faded –

Selamat pagi… indahnya awal kerja masih dinikmati dengan alunan musik Alan Walker ft Iselin Solheim berjudul ‘Faded’.
sebenarnya saya tidak mengajak anda untuk mengaji lewat musik.
Hanya saja ketika mendengarkan lagu ini kok yg tertuju adalah ayat Qur’an yang akan saya sebutkan sebentar lagi. mungkin hanya perasaan saya membuat lagu ini berkaitan dengan Hamba dan Tuhannya, dan mungkin pembuat lagu memberikan pesan yg lain sy tidak tahu. dan menurut saya lagu ini bisa juga ditafsirkan sebagai lagu ‘mencari petunjuk Tuhan’.
————————————–
Hidup adalah perjalanan menuju Tuhan.

يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ

“Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.”

Bukankah kita ‘pasti’ akan menemuinya, kenapa dilirik itu masih ada Where are you now? seakan mengatakan saya kehilangan arah menuju MU
———————————————————————
Tuhan itu dekat.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. “

awal lagu ini adalah You were the shadow to my light.. bayangkan lirik ini dengan seseorang yang berdiri tersinari cahaya dan adanya bayangan dirinya. Cahaya adalah petunjuk dari Tuhan, Seseorang dan bayangan menggambarkan perasaan dekat karena mendapat petujuk Tuhan. gimana jika Petunjuk itu fade away? maka bayangan akan memudar dan hilang. yg berarti ketiadaan bayangan berarti ketiadaan petunjuk. ketiadaan petunjuk berarti jauh dari Tuhan
——————————–
Cahaya di atas cahaya…

نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

“….Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Kita semua bisa mendapat petunjuk tuhan, namun beda beda, bisa saja seseroang hanya mendapat petunjuk sebesar cahaya korek api yang mudah nyala mudah padam ditiup angin, sebesar cahaya lilin, sampai seterang cahaya matahari.
seperti di lagu nya, Under the bright but faded light.. dibawah petunjuk yang terang namun merasa petunjuk itu hanya sebesar ‘cahaya lilin’ yg mudah mati tertiup angin.
————————————–

di atas hanya interpretasi saja, boleh dikatakan cocokologi , namun saya menikmati lagu ini dengan penafsiran di atas.

Menakar makna imaginary dalam lirik ‘Faded’ dengan sudut pandang ilmu Matematika.
Were YOU only imaginary?
Jika YOU diartikan Tuhan, imaginary diartikan imajiner. maka secara kasar terjemahannya begini. Apakah Engkau TUHAN hanya imajiner?
apa sih imajiner itu.. Imajiner seringkali diwakili untuk menggambarkan sesuatu yg secara ‘panca indera’ itu begini (begini bisa diartikan tidak ada, salah, dsb). intinya begini , apa yg kita tangkap oleh panca indera bisa menipu kita. Disinilah letak akal, akal yang membimbing kita sehingga kita menyadari bahwa yg tampak oleh panca indera itu yg benar seperti ‘ini’.
dalam matematika, kita bertemu dengan imajiner pada bab mengenal Bilangan Imajiner. apa itu bilangan imajiner? saya akan memberikan contohnya.. akar -1 itu tidak ada, semua bilangan yg dikuadratkan baik positif maupun negatif, akan selalu menghasilkan nilai positif, kebalikan kuadrat adalah akar kuadrat, secara ‘panca indera’ akar kuadrat dari -1 itu gak ada, Namun, akal membenarkan bahwa bilangan akar kuadrat dari angka negatif itu ‘ada’ dan bisa diterima, bahkan dengan menggunakan Akal lah bilangan imajiner itu dimanfaatkan dalam bidang teknik elektro dan elektronika.

kesimpulannya mengenai lirik were YOU only imaginary?, seringkali kita tidak sadar bahwa kita lah yang menjauh dari cahaya, bukan matahari yg salah ketika kita tidak terkena sinarnya, tp kita sendiri salah menempatkan posisi sehingga tidak terkena sinar matahari, barangkali itu bisa digambarkan mengenai petunjuk Tuhan.

5 COMMENTS

  1. Hmm. Kalo Saya agak gimana gitu Sob. Saya sih memaknai lagu ini gak mau terlalu dalam gitu.
    Coba sih tengok bagian “atlantis…. under the sea”.
    Mungkin sebenarnya lagu ini memaknai ke dunia atlantis tempo doeloe yg kayanya ada. Benua Atlantis yg sekarang udah tenggelam… under the sea.

  2. wow.. agan ini keren jg ya,
    kalo sy mengartikan ini: “where are you now” terlebih kpd ajaran yaitu Alqur’an, yang padahal didepan mata. yg hampir tidak pungsional didalam kehidupan sehari hari, alias Qur’an itu sndiri belum menyentuh kedalam kesadaran dan gerak,
    “Afraid our aim is out of sight wanna see us alive”
    cemas akan pra eksistensi Alqur’an pada qurun waktu yg akan datang, yang tentunya berUjung kpd Ruhammau’bainahum ( saling menghamburkan kasih sayang )atau KalJasadi ( manusia yg satu dengan yg lain nya bagaikan satu tubuh )
    “Alive,,,,,,,,, ” sangat tajam menyentuh hati, suaranya si Isolin Solheim
    satu lagi yg membuat kita cemas, apakah kita termasuk dari pada pelaku sejarah yg demikian hebat itu.
    Sallam…

  3. Sebelum mengkaji, baca dulu referensi orang lain, baik yg muslim atopun enggak.. banyak dr mereka mengarahkan symbol alan walker ke arah symbol freemason /illuminati,, anda tau bukan organisasi tersebut? Dr semua lagu yg lama atau pun yang baru semua mengacu ke sana… Ngefans boleh aja, tp lebih baca lagi

    “Were YOU only imaginary?
    Jika YOU diartikan Tuhan, imaginary diartikan imajiner. maka secara kasar terjemahannya begini. Apakah Engkau TUHAN hanya imajiner?
    apa sih imajiner itu.. Imajiner seringkali diwakili untuk menggambarkan sesuatu yg secara ‘panca indera’ itu begini (begini bisa diartikan tidak ada, salah, dsb). ”

    Simple aja, “apakah kau hanya fantasiku” hubungannya ama panca indra apa?

    Semoka kita semua bisa menjadi lebih baik lagi,

    • saya sedang bahas imajiner, bukan fantasi, kalo fantasi cuma khayalan. beda jauh fantasi dan imajiner yg saya contohkan dengan bilangan imajiner. Jika anda seorang muslim, apa beda ada dan wujud? Sifat Allah salah satunya adalah wujud? apakah wujud hanya sekedar diartikan ada?
      lagi… istilah penentuan awal Ramadhan dan Syawwal oleh Muhammadiyah –> wujudul hilal, maksudnya adalah Hilal wujud.. Hilal itu ada tp tak akan bisa tampak oleh mata, dan itu bukan fantasi 😀

LEAVE A REPLY